Sabtu, 31 Oktober 2015




"TUHAN TAHU KITA MAMPU"
Ali Sastra Feat The jenggots

Saat kau terpuruk dan terjatuh
Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
Saat beban penuhi pundakmu
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
Karena TUHAN TAHU KITA MAMPU

Pernahkah dirimu merasa gelisah begitu hebatnya
Beban yang harus engkau bawa kurasa susah, semangat patah,
Lalu kau pasrah, hentikan langkah, hingga akhirnya kau mengalah
Di saat itu kau harus tahu bahwa Tuhan sebenarnya memberi ujian padamu
Ujian untuk mengukur kadar keimananmu, ujian untuk mengangkat meninggikan levelmu
Karena tak ada ujian yang tak bisa dilalui
Karena Tuhan telah mengukur diri ini, lebih baik hadapi segala beban diri hadapi dengan ikhlas di hati..

Engkau tak sendirian menghadapi cobaan
Saudara seiman pasti kan ulurkan tangan
Kita hadapi semua dengan hati terbuka
Yakin ini hanyalah ujian semata

Saat kau terpuruk dan terjatuh
Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU
Saat beban penuhi pundakmu
Genggam bahuku dan kita bagi bebanmu itu
Karena TUHAN TAHU KITA MAMPU

Bertubi- tubi cobaan pun silih berganti seakan- akan tak habis- habis dan tak berhenti
Kita rasakan semakin lemah setiap hari bahkan muncul keinginan tuk coba bunuh diri
Tapi sejenak cermatilah kehidupan ini, betapa luasnya karunia dari Illahi
Meski kadang di tengah, kadang di sisi, kadang di atas, kadang dibawah, kadang tak dimengerti
Sadarlah kawan, di sepanjang perjalanan sungguh hidup ini terus memberi pelajaran
Karena bagaimanapun selalu ada Tuhan yang memberikan kekuatan

Satu- persatu, seiring berjalannya waktu kita tahu sebenarnya yang Tuhan Mau
Tuhan Ingin kita jadi manusia yang TANGGUH, Tuhan ingin agar kita tak mudah tuk mengeluh

Saat kau terpuruk dan terjatuh
Pakai pundakku dan kita lawan terpuruk itu
Karena TUHAN TAHU KITA MAMPU, KITA MAMPU

Aku disini sedia menemani siap bantu jika beban itu mau kau bagi
Jangan pikirkan pamrih, hilangkan semua perih
Jangan lagi terpuruk dan tenngelam dalam sedih
Genggam erat pundakku, cengkram erat bahuku biar terbagi semua beban itu bersama
Kita maju dan melangkah tanpa ragu hapus semua pilu agar kita terus melaju

Tuhan tak pernah tidur, apalagi mendengkur
Semua ini jelas- jelas telah Tuhan ukur mungkin dengan begini kita kan tahu bersyukur
Mungkin dengan ini kita takkan pernah takabur

TUHAN ADA DISINI, DI DALAM JIWA INI
Ebiet G ade pernah melantunkan syair ini, ayo bangkit berdiri kalau perlu kita lari
Tetap semangat tuk hadapi semua ini


Hola Hola…..
Gimana lagunya?? Asyik kan?? Udah termotivasi belum?? Hehehe..
Ga tau nih, tiba-tiba kepikiran pengen ngepost lagu ini.. akhir-akhir ini emang lagi seneng-senengnya dengerin lagu Nasyid. Lagi butuh banget sama yang namanya obat hati. maklum sedang dilanda kegalauan bertubi-tubi. huhu
Kalau lagi gini iman emang lagi naik-naiknya. Ibadah makin getol, berdoa makin khusyuk,  sama Allah jadi berasa deket banget. Udah jadi tabiat manusia kali ya, kalau lagi banyak masalah, baru deh inget sama Allah.. Kalau lagi seneng mah boro-boro.. lebih banyak lupanya dibandingin ingetnya. Astaghfirullah… L
Ya sudahlah.. sebelum postingan ini berubah menjadi sesi curhat yang tak penting, mendingan kita balik lagi ke laptop.hehehe.. (udah basi…)
Lagu “TUHAN TAHU KITA MAMPU”ini dinyanyiin sama Ali Sastra feat The Jenggots. Gue baru dengerin lagu ini kemaren di salah satu event. Waktu itu The jenggots memang menjadi salah satu pengisi acara. Total mereka nyanyiin tiga lagu diantaranya lagu A bat a tsa, Semangka dan terakhir lagu “TUHAN TAHU KITA MAMPU” ini. Pas pertama denger, gue langsung jatuh cinta..hahaha.. lagunya easy listening banget dan nempel banget di kepala sampe sekarang.. mungkin karena gue ngerasa lagu ini jleb banget dan emang kebetulan liriknya pas sama apa yang lagi gue alamin sekarang. Jadi ya….KLOP deh pokoknya… hahaha
Intinya gue rekomen banget lagu ini buat kalian yang lagi butuh banget dimotivasi. Selain lagu ini gue juga rekomen lagu “Semangka” . Lagunya ga kalah enak juga lho..  bikin nge-charge semangat banget.. Biasanya gue ga terlalu suka lagu-lagu hiphop ataupun Rap, tapi lagu-lagu the jenggots beda. Rekomen pisan lah pokoknya… Sok lah… selamat mendengarkan saja ya kawan-kawan… ^^

Minggu, 12 April 2015


NAIF
Rasanya terlalu naif
Ketika kusimpulkan setiap perhatianmu sebagai cinta
Karena nyatanya,..
Kau..
Seperti tak terjangkau
Mungkin sejajar dengan gemintang di andromeda
Kau…
seperti tak terbaca…
Laksana petuah para pujangga yang selalu menyiratkan tanda tanya
Ingin aku berhenti…
Menyerah untuk tak lagi berlari mengejarmu
Ingin aku berhenti…
Menyerah untuk tak lagi berbisik cinta di telingamu
Aku lelah..
Aku lemah…
Aku ingin menyerah…
Tapi seolah tak mendengar tuannya..
Meski kakiku telah berhenti berlari
Dan mulutku telah berhenti berbisik
Hatiku… tak pernah bisa menyerah untuk selalu mencintaimu




Pecintamu

Andai kata-kata itu dapat tersampaikan
Akankah kau melihatku?
Menganggapku ada dalam kisahmu?
Aku tahu…
Aku bukan sempurna
Bukan dewi.
Bukan malaikat
Apalagi tuhan
Aku adalah aku
Pencintamu yang biasa
Tapi bisakah?
Aku..
Pencintamu yang biasa ini
meminta ruang dalam doamu
sedikit saja..
dan menjadi salah satu hal special dalam hidupmu
sebentar saja…


Kamis, 12 Februari 2015

PPL.. Oh, PPL....




Sebelumnya gue minta maaf sebesar-besarnya kalo judul yang gue bubuhkan di postingan kali ini agak atau malah bisa masuk kategori sangat norak.. :P habis, gue bingung mau ngasih judul apaan.. ya sudahlah, tak usah dipikirkan, daripada berlama-lama dengan berputar-putar di judul yang kurang komersil itu lebih baik kita langsung meluncur ke cerita inti dari postingan gue kali ini.. CEKIDOT>>>>
Jika ditanya apa yang terlintas di kepala gue ketika mendengar kata PPL, maka hanya ada satu kata yang langsung muncul. STRESS!! gimana nggak... karena PPL ini, hampir setiap hari gue ngalamin badmood dan kehilangan selera untuk melakukan apapun. gue gak tahu apakah hal ini dialami juga oleh mahasiswa keguruan lainnya di luar sana ataukah hanya gue seorang yang menganggap PPL sebagai pengalaman yang kurang menyenangkan dan paling memicu Stress (karena gue tipikal orang yang apa-apa dipikirin). Kalau ternyata hanya gue saja yang punya persepsi seperti itu, itu artinya masalah sebenarnya ada dalam diri gue sendiri bukan pada PPL-nya. Iya kan???
Ada banyak hal yang bisa dikategorikan pemicu stress gue tentang si PPL ini.. pertama.. gue PPL di sekolah yang mana dulu gue pernah tercatat sebagai siswa di sana. Harusnya gue seneng dong... kembali ke sekolah lama, ketemu guru-guru gue dan bisa bernostalgia... tapi justru itulah yang membuat gue frustasi. Gue gak mau kembali ke sana, gue gak mau ketemu guru-guru gue (bukannya gue gak berterimakasih sama jas-jasa mereka), dan gue sama sekali gak mau bernostalgia tentang masa lalu gue selama  menyandang status siswa di sana. Sebab ada banyak (meski tidak semua) pengalaman buruk yang gue alami selama di sekolah itu dan itu cukup mengganggu.
Alasan kedua...ya.. mungkin bisa dibilang kesepian aja sih, sebenarnya temen sekelompok gue ada tiga orang, ditambah gue jadi empat orang. Masalahnya, mereka semua beda jurusan sama gue.. itu artinya gak ada bedanya kaya gue sendirian. Gak ada temen yang bisa diajakin sharing dan diskusi. Menurut gue kalo sama temen sejurusan bakalan lebih enak ketika kita pengen sharing dan ngobrol apalagi yang berhubungan sama metode pembelajaran.
Alasan ketiga yang sebenarnya masih ada sangkut paut sama alasan pertama adalah GUE MERASA NGGAK NYAMAN".. meskipun dulu gue pernah tiga tahun mengenyam ilmu di sana, duduk di kelas yang sama dan hidup di lingkungan yang sama, tapi hal itu sama sekali nggak bisa mengurangi rasa nggak nyaman yang gue rasain selama berada di sana. Ada aja hal yang bikin gue nggak betah. Apalagi pas dapet jadwal piket yang mengharuskan gue berada di sekolah sepanjang hari. Benar-benar menyiksa. Bisa lo bayangin gimana menderitanya gue, bergulat dengan perasaan itu selama berjam-jam.
Gue adalah tipikal orang yang susah buat beradaptasi dan bersosialisasi. Gue adalah jenis orang yang susah banget buat bisa akrab sama orang lain. Gue adalah orang yang sering mengalami kesulitan ketika harus menyesuaikan diri di lingkungan yang asing. Gue pemalu bahkan kadang minderan. Gue sadar dengan semua kekurangan gue itu. Gue udah berusaha untuk merubah image diri.. gue udah berusaha untuk belajar membuka diri dan menjadi orang yang menyenagkan, tapi semua itu terasa sangat menyiksa ketika gue harus melakukan hal-hal yang sama sekali bertolak belakang dengan karakter dan sifat gue. Gue merasa seperti orang lain dan respon yang gue dapat pun bisa dibilang kurang memuaskan. Contohnya ketika gue berusaha untuk menjadi prbadi yang humoris dengan melontarkan joke-joke lucu, ternyata candaan gue malah terdengar garing dan itu justru bikin gue malu dan gendok sendiri.
Terkadang gue iri sama temen gue yang bisa gampang banget deket sama orang. Sementara gue selalu canggung sepanjang waktu. Waktu ngajar pun, kadang gue sering kehabisan kata-kata ketika materi yang gue sampaikan habis.. bingung mau ngomong apalagi.. bingung mau ngelakuin apa lagi..
Sejauh ini gue udah masuk kelas sebanyak tiga kali di tiga kelas yang berbeda. Setiap kelas memiliki karakteristik yang juga berbeda satu sama lain, dan itu  menjadi tantangan sekaligus ujian yang benar-benar berat buat gue. Tapi ya sudahlah.. gue harus menjalaninya.. mau tidak mau.. suka tidak suka.. sanggup tidak sanggup.. mutlak harus gue jalani. Titik.
Gue berharap semogaa kedepannya gue bisa lebih enjoy menjalani tugas PPL ini. Semoga gue juga bisa berfikir lebih positif, karena bisa aja stress dan kecemasan gue berasal dari pikiran negatif gue. Masalah yang sebenernya gue ciptakan sendiri. Semoga dibalik stress PPL gue, akan banyak hal menyenagkan yang akan terjadi ke depannya. Hal-hal yang mungkin bakal gue kangenin dan gue ingat nanti. Amin..
Sampai hari ini gue baru menjalani minggu pertama PPL. Masih ada 11 minggu lagi... perjuangan masih sangat panjang.. jalan yang gue susuri  masih teramat sangat jauh untuh ditempuh... tapi gue nggak boleh menyerah... ya.. gue nggak boleh menyerah sampai di sini.




Kamis, 01 Januari 2015



TULISAN RANDOM SEPUTAR COMEBACK EXO 2015


Seperti biasa di sela-sela ngerjain tugas kuliah, kalo lagi ada kuota internet, gue bela-belain nyempetin buat searching berita terbaru boyband favorit gue EXO. Rasanya ada yang kurang aja kalo internetan ga update info terbaru mereka, lagipula akhir-akhir ini karena kesibukan dan semacamnya gue udah jarang banget internetan. Makanya sekalian ngobatin rasa kangen gue sama dua belas alien tampan itu gue sempetin buat kepoin mereka. (jangan ditiru sodara-sodara..)
Tanpa buang waktu, gue langsung meluncur ke situs-situs penyedia informasi kpop favorit gue, dan perhatian gue langsung tersedot sama satu artikel yang isinya kurang lebih ngumumin kalo EXO mau comeback awal januari 2015 ini. Demi apa.. perasaan gue di situ campur aduk banget antara seneng dan…. Sedih dalam waktu bersamaan. Seneng pastinya karena setelah sempet didera berbagai masalah sejak MV terakhir mereka, akhirnya EXO comeback  juga. Sedih.. tentusaja  karena ini pertamakalinya EXO comeback dengan personil yang gak lengkap. (AMBIL TISU KELUARIN INGUS SAMBIL NGELIATIN FOTO KRIS SAMA LUHAN)  
Gue bener-bener jadi mellow saat itu juga. Langsung ke inget ke masa-masa dua tahun ke belakang waktu pertamakali gue kenal dan langsung terhipnotis sama alien-alien tampan itu. Pertamakali gue tahu EXO dari adik kelas gue yang langsung nyekokin video-video KPOP ke gue. Awalnya gue ini termasuk anti banget sama KPOP, soalnya gue ngerasa kurang srek aja sama style mereka terutama cowok-cowoknya yang terkesan kemayu itu. Makanya waktu temen-temen SMA gue lagi gila-gilanya sama Super Junior, gue mah adem ayem aja, malah gue bingung sendiri apa sih yang mereka suka dari cowok-cowok jago dandan dan doyan joget-joget, apalagi sampai hafal lagu-lagu mereka yang menurut gue bahasanya susahnya naudzubillah banget. Tapi ga tau karma atau apa.. dari kebencian itu sekarang gue malah jadi jatuh cinta bahkan bisa dibilang “kecanduan” sama KPOP. Ternyata kalo didengerin baik-baik lagu mereka easy listening juga ya.. apalagi kalo diliat-liat muka para personilnya pada unyu-unyu semua..
Gue emang lebih dulu kenal suju dibanding EXO. (yaiyalah… orang mereka beda generasi)
Gue suka lagunya dan gue juga udah jatuh cinta sama Donghae dan Sungmin. Wajar aja.. waktu itu kan Suju memang lagi ngehit banget di kalangan remaja ababil kaya gue. Sebagai newbie di dunia perkpopan, waktu itu gue lagi antusias-antusianya dan lagi bener-bener Kepo sama hal-hal berbau KPOP apalagi SUJU. Kebetulan waktu itu adik kelas gue lagi main ke rumah bawa laptopnya. Seperti biasa, kalo dia bawa laptop biasanya gue kepoin dulu, ya.. sekedar nyari-nyari film atau serial anime terbaru, dan yang gue temukan ternyata adalah folder harta karun berisi MV-MV KPOP yang super banyaknya. (UNTUNG HARDISKNYA GA MELEDAK YA). Tanpa pikir panjang gue langsung minta MV-MV itu sama dia. Adik kelas gue itu emang penggila KPOP yang sudah cukup akut, waktu tahu gue udah mulai terinfeksi virus KPOP, dia malah kegirangan dan dengan senang hati ngebagi MV-MV itu  ke Laptop gue. Awalnya sih gue Cuma mau minta MV SUJU aja, tapi dia bilang “Boyband ama Girlband lain juga keren-keren kok kak..” akhirnya gue memutuskan buat koleksi yang lain juga.. (KOK GUE JADI CURHAT YA…)
Singkat kata, waktu gue muter MV-MV itu secara acak, ketemulah gue sama MV EXO pertama dalam hidup gue. Gue pertamakali kenal EXO M, dan MV yang pertamakali gue tonton adalah Hystory. Gue sempet bingung juga sih, karena ternyata lagunya bahasa mandarin bukan korea, tapi yaudah gue terusin nonton aja.. Demi apa, entah kenapa disitu gue bener-bener terhipnotis sama sosok cowok tinggi, tampan, berahang tegas dan bersorot mata tajam ala cowok-cowok di manga (waktu itu gue belom tahu kalo namanya Kris). Secara dia tipe gue banget…. Dia bener-bener mematahkan persepsi gue selama ini kalo cowok-cowok korea itu kemayu (awalnya gue kira dia orang korea, eh ternyata Chinese tulen, soalnya gue kira mereka boyband korea dengan single berbahasa Mandarin kaya SUJU gitu lah..)
Dari Kris itulah gue jatuh cinta sama EXO. Gue mulai Kepo.. nyari info tentang mereka di internet dan cari MV-MV lain mereka. Belakangan gue baru tahu kalo EXO dibentuk sebagai grup kembar yaitu EXO K (Ditujukan untuk pasar music Korea) dan EXO M (Ditujukan untuk pasar music China). Gue langsung download MV-MV mereka kayak MAMA, WHAT IS LOVE DAN ANGEL. Dan…… ternyata hal itu membuat gue terperosok lebih jauh dengan pesona mereka.
Tidak hanya EXO M gue juga mulai kenal EXO K, gue selalu mengikuti setiap berita terupdate mereka. Tak hanya MV mereka, gue juga bela-belain download acara- acara yang mulai mereka ikuti mulai dari variety show, interview, gameshow, acara music dll sampe hard disc laptop gue penuh sama video mereka dan kantong gue terus menipis karena terus-terusan buang duit buat beli pulsa  modem. Tapi ya sudahlah… demi EXO gue berani berkorban.
Meskipun awalnya gue sempet ngerasa kesulitan membedakan masing-masing member, tapi akhirnya gue berhasil menghafal nama dan wajah mereka satu persatu. Biarpun awalnya semua kelihatan mirip, tapi ternyata masing-masing member punya keunikan dan kekhasannya masing-masing. Dan itu yang bikin gue tambah suka sama EXO. Awalnya gue cuma ngebias KRIS, tapi lama-lama gue mulai suka sama member yang lain.. gue suka banget sama Luhan yang manly tapi mukanya super imut, Sehun si maknae yang selalu bikin gemes, Baekhyun sama Chanyeol si biang rusuh, leader Suho yang kebapakan banget, si danching machine Kai yang jika dilihat sekilas mukanya mirip Taemin, D.O yang kikuk tapi suaranya paling lembut, Lay dengan ekspresi datarnya,Tao yang mukanya sangar tapi hatinya pink, Chen dengan suaranya yang amazing menurut gue, sekilas info, gue punya temen yang mukanya lumayan mirip Chen.. Chen KW 5 kali ya,.. makanya kalo ketemu dia gue selalu pengen ketawa sendiri…(abaikan berita tak penting ini) dan tentu saja bang Xiumin si kakak tertua. Karena itu, beberapa saat gue sempet gonta ganti bias, tapi akhirnya gue memutuskan untuk tetap menaruh Kris di posisi pertama, disusul Sehun diposisi kedua dan Luhan diposisi ketiga. 
Sampai akhirnya berita paling mengejutkan dalam hidup gue itu muncul ke permukaan. Kris keluar dari EXO dan mengajukan gugatan ke SM. Sumpah.. gue galau banget.. lebay emang.. tapi itulah kenyataannya. (Kris.. bisa-bisanya setelah bikin gue OVERDOSE terus lo keluar gitu aja??? Benar-benar tak bisa dimaafkan.) Gue ga pernah nyangka kalau efek keluarnya Kris bisa sangat berpengaruh pada kehidupan gue. Sebegitu cintanya kah gue sama Kris, sampe-sampe gara-gara dia keluar dari EXO hidup gue mendung selama beberapa hari. Beneran… selama beberapa hari itu gue berasa kayak mayat hidup aja, ga mood ngapa-ngapain.
Berbagai spekulasi bermunculan di kepala gue, tentang apa  alasan sebenarnya Kris memutuskan untuk berhenti. Tapi entah kenapa ingatan gue langsung melayang ke peristiwa satu tahun silam, menjelang EXO comeback dengan tembang WOLF. Bukankah ketika itu sempat menyebar rumor bahwa Kris akan keluar dari grup karena tak siap dan merasa tak cocok dengan kehidupan sebagai selebritis yang dijalaninya. Apakah ada benang merah dari dua peristiwa ini?? Tapi semua itu langsung terpatahkan ketika gue ga sengaja baca sebuah artikel yang menyebutkan kalau Kris keluar dari EXO karena sakit parah. (sumpah gue sedih, dan karena artikel ini gue mulai bertekad untuk mengikhlaskan Kris.. gue putuskan untuk mendukung keputusan Kris jika alasannya karena kesehatan.) Tapi selang beberapa waktu kemudian, muncul berita lain yang lebih mengejutkan. “KRIS MAIN FILM DI TIONGKOK”. Katanya sakit, kok malah main film sih abang KRIS… Gue kecewa.. jujur gue kecewa.. tapi setelah gue fikir lagi.. ya sudahlah.. mungkin itu yang terbaik menurut dia..
Gue udah mulai move on dari Kris, ketika akhirnya gue dibuat shock untuk yang kedua kalinya oleh rumor yang hampir sama.. LUHAN KELUAR!!!!!  Lagi??? Apa gue harus galau lagi??? Kenapa harus LUHAN?? Kenapa harus bias gue lagi??? 
Sebenernya tanda-tanda kalau Luhan bakal keluar udah gue cium jauh-jauh hari. Waktu dia absen di beberapa kegiatan dan konser EXO, gue merasa ada yang mulai nggak beres dan akhirnya apa yang gue takutkan benar-benar terbukti. Berbeda dengan kepergian Kris yang dipenuhi berbagai spekulasi dan intrik, proses keluarnya Luhan bisa dibilang lebih damai. Member EXO juga kayanya lebih ikhlas dan merelakan Luhan. Mungkin mereka juga tak tega membiarkan Luhan memaksakan diri bertahan di EXO dengan kondisi kesehatannya yang semakin lama semakin memburuk. Menurut rumor, alasan keluarnya Luhan dari EXO adalah karena atmosfir kerja yang kurang nyaman dan schedule yang luar biasa padat sehingga berpengaruh buruk  pada kesehatannya. Luhan dikabarkan sering mengalami sakit kepala yang parah dan kesulitan tidur akibat kelelahan karena terlalu diforsir. Tapi beberapa waktu kemudian, LUHAN JUGA MAIN FILM DI TIONGKOK.
Dalam hal ini kita tidak bisa menyalahkan siapapun. Baik Luhan maupun Kris, gue yakin sebelum mengambil keputusan, keduanya sudah mempertimbangkanya dengan matang. Jika menurut mereka keputusan ini memang yang terbaik, yang bisa gue lakukan hanyalah mendukungnya. Meskipun gue kecewa.. tapi sebagai fans, gue selalu mengharapkan yang terbaik buat mereka. Entah itu kesehatan, karir dan kehidupan mereka.
Sekarang.. ketika EXO mengumumkan akan comeback dengan 10 member, yang gue rasakan adalah…. Kangen……. Gue kangen mereka tampil ber-12. Gue kangen liat tingkah konyol mereka di happy camp sama EXO Showtimes, gue kangen liat tingkah konyolnya Kris, gue kangen sama cara ketawa malu-malunya Luhan. Gue kangen mereka teriak “WE ARE ONE!!” , Gue kangen… gue kangen,… mereka yang dulu..